Pengendalian Dini Hama Penggerek Batang Padi Kegiatan PM-AAS Gunakan Drone Pertanian
POLEWALI MANDAR-Dalam upaya menjaga produktivitas tanaman padi pada program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS), kegiatan pengendalian hama penggerek batang dilakukan secara dini menggunakan teknologi drone pertanian. Pengendalian ini dilaksanakan setelah tim lapangan BBRMP Sulawesi Barat menemukan adanya beberapa kelompok telur hama penggerek batang di area pertanaman padi sehingga diperlukan tindakan cepat untuk mencegah perkembangan serangan yang lebih luas.
Pendekatan pengendalian dini dipilih karena fase telur merupakan tahap paling efektif untuk menekan populasi hama sebelum memasuki fase larva yang berpotensi merusak batang tanaman padi. Apabila tidak segera dikendalikan, serangan penggerek batang dapat menyebabkan gejala sundep maupun beluk yang berdampak pada penurunan hasil tanaman.
Kegiatan aplikasi dilakukan menggunakan drone sprayer pertanian guna meningkatkan efisiensi, ketepatan dosis, serta pemerataan penyemprotan di lahan. Penggunaan drone juga dinilai mampu mempercepat proses pengendalian, terutama pada hamparan pertanian yang luas dalam kawasan program PM-AAS.
Adapun bahan yang diaplikasikan terdiri dari kombinasi pupuk, biostimulan, dan insektisida. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman digunakan Agcel berbahan asam amino, pupuk Mekarmap (Mono Amonium Phosphate), serta ZPT Fastgro berbahan asam giberelat. Sementara itu, pengendalian hama dilakukan menggunakan insektisida Triactive Plus berbahan aktif dimehipo dan imidacloprid serta Renegade berbahan aktif klorfenapir. Dalam proses aplikasi juga digunakan perekat Trobos agar larutan menempel lebih optimal pada tanaman.
Melalui pengendalian dini berbasis teknologi modern ini, diharapkan pertumbuhan tanaman padi tetap optimal serta potensi serangan hama penggerek batang dapat ditekan sedini mungkin. Program PM-AAS terus mendorong penerapan pertanian modern yang efektif, efisien, dan adaptif terhadap tantangan di lapangan guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Aplikasi pestisida pada pertamaman padi menggunakan drone sprayer disaksikan langsung oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Percepatan Produksi Pertanian, Prof. Ir. Muhammad Arsyad, SP, M.Si, Ph.D yang sedang melakukan monitoring Program Strategis Kementan di Sulawesi Barat.(HR/MPS)